Selasa, 28 Februari 2017

APLIKASI EDITING VIDEO FOR PC 2017

Hi... Welcome to my new blog hehe
Sebelumnya, gue emang udah pernah punya blog tapi khusus untuk tugas-tugas kampus. Tadinya gue bikin blog gak niat sama sekali, soalnya gue bingung buat apa punya blog? apa yang mau gue share?
Nah seiring berjalannya waktu dan pertambahan umur gue, sekarang gue lebih banyak ingin mengasah kemampuan gue dalam bidang yang sedang gue tekuni, yaitu tentang komputer.
Yap, gue kuliah di jurusan sistem informasi gunadarma. Gue newbie, so sorry kalau masih banyak yang kurang, atau flat.

Btw, kalian bisa komen di post gue, komen apa aja yang penting membangun hehe
Atau saran buat gue apa yang harus gue post sebagai pengetahuan kalian. Entah buat tugasss, gue bakalan bikin artikel yang semenarik mungkin. Ya itung-itung bantu tugas kalian lah ya hahaha tapi hati-hati kalau mau copas harus cantumin sourcenya, karena setiap post orang punya hak cipta or hak paten gitu deh, kalau mau ribet kalian yang copas website orang tanpa cantumin source, bisa-bisa kalian di tuntut loh...

Oke, segitu aja perkenalan dari gue. Selebihnya gue mau share ke kalian tentang aplikasi-aplikasi edit video yang lagi booming, mungkin ada beberapa orang yang bertanya mereka pake aplikasi edit video apa sihhh khususnya para vlogger. Nih gue kasih tau rata-rata apikasi yang dipakai buat edit video itu adalah...


1.  Final Cut Pro
 

Final Cut Pro adalah software professional untuk menyunting video yang dikembangkan oleh perusahaan Macromedia Inc. dan lalu dilanjutkan oleh perusahaan Apple Inc. Aplikasi final cut pro ini biasa juga digunakan dalam pembuatan film hollywood, seperti The Serial Network. Aplikasi ini sangat bagus buat kalian para editor video yang terbiasa menggunakan MAC.

Sejarah
Randy Ubillos membuat tiga versi pertama dari Adobe Premiere, aplikasi penyunting video digital pertama yang terkenal. Sebelum versi 5 dirilis, kelompok Ubillos dipekerjakan oleh Macromedia untuk membuat KeyGrip, dibangun dari bawah ke atas sebagai program penyunting video yang lebih profesional berdasarkan Apple QuickTime. Macromedia tidak bisa merilis produk karena dapat menyebabkan mitranya Truevision bermasalah dengan Microsoft, karena KeyGrip yang dibuat tersebut (sebagiannya) berdasarkan teknologi dari Microsoft yang memberikan lisensi untuk Truevision dan kemudian pada gilirannya untuk Macromedia. Persyaratan dari kesepakatan lisensi itu menyatakan bahwa hal itu tidak akan digunakan bersama dengan QuickTime. Dengan demikian, Macromedia terpaksa untuk tidak mengeluarkan produk tersebut dari pasar sampai solusi dapat ditemukan. Pada saat yang sama, perusahaan Truevision memutuskan untuk lebih fokus pada aplikasi yang mendukung web, lalu mereka berusaha menemukan pembeli untuk aplikasi non web termasuk KeyGrip, yang pada tahun 1998 berganti nama menjadi Final Cut.

Final Cut ditunjukkan di dalam demonstrasi ruangan private sebagai alpha 0.9 pada paparan National Association of Broadcasters (NAB) tahun 1998 setelah Macromedia mengundurkan diri. Pada demonstrasi itu, baik versi Mac dan Windows ditampilkan. Ketika tidak ada pembeli yang dapat ditemukan, lalu Apple yang membelinya. Ketika Apple tidak bisa menemukan pembeli pada gilirannya, maka dilanjutkan dengan pengembangan aplikasi, dengan berfokus pada penambahan FireWire / mendukung DV dan di NAB tahun 1999 Apple memperkenalkan Final Cut Pro.

Pada bulan Agustus 2002, aplikasi ini memenangkan Primetime Emmy Engineering Award untuk dampaknya pada industri televisi.

Final Cut Pro 4 diumumkan pada bulan April 2003. Aplikasi ini memasukkan tiga aplikasi baru: Compressor digunakan untuk transcoding antara format video, LiveType untuk sertifikasi tingkat lanjut, dan Soundtrack untuk pembuatan soundtrack musik. Aplikasi ini juga dibundel dengan Cinema Tools, yang sebelumnya dijual terpisah bagi para pembuat film yang bekerja dengan telecine.

Pada bulan April 2004, Final Cut Pro versi 4.5 diperkenalkan dan bermerek Apple sebagai “Final Cut Pro HD” karena dukungan aslinya untuk tape Panasonic berbasis format DVCPRO HD untuk 720p dan 1080i HD yang dikompresi lewat FireWire. (software tersebut telah mampu mengedit HD terkompresi sejak versi 3.0, tetapi pada waktu itu diperlukan kartu video yang mahal dan penyimpanan berkecepatan tinggi).

Final Cut Pro 5 diumumkan pada acara pra National Association of Broadcasters di bulan April, dan dikirim pada bulan Mei 2005. Final Cut Pro 5 menambahkan dukungan untuk format HDV berkembang bagi HD terkompresi, yang sebelumnya telah didukung oleh sepupunya Final Cut Pro, Final Cut Express. Final Cut Pro 5 juga menambahkan dukungan format P2 Panasonic untuk merekam video HD DVCPRO ke kartu memori daripada tape.

Pada hari minggu, 15 April 2007, Apple mengungkapkan Final Cut Pro 6.0 sebagai dasar dari bundel Final Cut Studio 2.

Pada tanggal 23 Juli 2009 Final Cut Pro 7 atau Final Cut Studio 3 dirilis, tapi aplikasi itu belum dalam 64-bit.

Fitur Utama
-HD Support
-Non-destructive editing
-Storyboard Mode
-Up to 99 video tracks & 99 audio tracks 

Persyaratan Sistem
·  OS X v10.9.2 atau lebih baru
·  RAM 4GB (8GB recommended for 4K)
·  Open CL-capable graphics card atau Intel HD Graphics 3000 atau generasi
   lebih baru
·  256MB VRAM (1GB recommended for 4K)
·  3.5GB ruang harddisk 

System Requirements
·        Sistem Operasi : Mac OS X v10.5.6 atau sesudahnya
·        Processor : 1.25 GHz P4, Intel Core Duo atau Xeon
·        RAM : 1 GB
·        HDD : 4 GB
·        Kartu Grafik : ATI atau NVIDIA

Kelebihan
·        Mendukung format video HD dari generasi terbaru camcorder seperti: AVHCD, AVC-Intra, AVCAM, DV, DVCAM, DVCPRO, DVCPRO HD, DVCPRO 50, HDV.
·        Mendukung format keluaran AVC-Intra, AVI, DVD, FLV, MPEG-1, MPEG-2, MP4 atau QuickTime, R3D, XDCAM EX, XDCAM HD, XDCAM 422 atau JVC.
·        Dapat mengedit video secara real-time oleh beberapa kamera.

Kekurangan
·        Hanya dapat berjalan di OS Mac dan pada versi 10.5.6 atau sesudahnya
·        Tidak mendukung file inputan FLV
·        Tidak ada trial 


2. Corel Video Studio


Corel Video Studio (
dulunya Ulead VideoStudio) adalah paket perangkat lunak editing video untuk Microsoft Windows, didistribusikan oleh Ulead Systems (sebuah divisi dari Corel). Versi terbaru dari software ini yang gue tau itu udah X9. Dengan Corel VideoStudio ini, kamu bisa menggabungkan beberapa video atau gambar menjadi sebuah video. Software ini juga mempunyai bermacam-macam efek video seperti efek transisi, filter, grafis, dan lain-lain juga dapat anda gunakan untuk mempercantik video anda. Terlihat sama saja ya dengan final cut pro? Bahkan temen saya juga pernah bilang kalau corel video studio ini juga mirip movie maker. Nih buat temen-temen yang mau download aplikasinya bisa di coba link di bawah ini ya. Saya numpang ambil dari bang bagas ya hehe maklum newbie blogger:)

Password : www.bagas31.com

Cara Install :
1.        Download Corel VideoStudio (sesuai sistem Windows komputer 32bit/64bit) dan Keygen melalui link di atas
2.        Matikan antivirus dan koneksi internet, supaya instalasi dapat bejalan dengan lancar
3.        Ekstrak kedua file yang sudah anda download tadi dengan WinRAR
4.        Jalankan installer Corel VideoStudio, kemudian install seperti biasa
5.        Jika sudah, jalankan software-nya melalui Desktop
6.        Pada saat pertama kali dijalankan akan muncul pilihan, pilih Register Later
7.        Close atau Tutup Corel VideoStudio
8.        Saat jendela aktivasi muncul, klik Already Purchased
9.        Jalankan Keygen.exe, lalu pilih Corel VideoStudio Ultimate X9 dan copy Serial-nya
10.   Buka kembali jendela aktivasi tadi, lalu paste Serial-nya > Contact Corel
11.   Maka akan muncul Installation Code. Nah, copy Installation Code yang muncul itu
12.   Kemudian paste di Keygen
13.   Jika sudah, klik Generate Activation Code
14.   Copy Activation Code yang muncul di Keygen, lalu paste di jendela aktivasi Corel VideoStudio
15.   Klik Continue

16.   Selesai! 

Fitur lainnya
VideoStudio dapat mengubah jelas kecepatan pemutaran video, membalikkannya, dan memodifikasi warna dan saturasi. Ini menyediakan alat yang memungkinkan pengguna trim, tanaman, dan track video split. Soundtrack dapat memisahkan diri dari jalur video, yang memungkinkan audio untuk bermain pada kecepatan yang berbeda dari video. Sebuah fitur yang Corel menyebut "SmartRender" membuat hanya bagian yang diedit dari video, sehingga pengguna dapat melihat pratinjau diedit rekaman tanpa VideoStudio menciptakan file-file sementara. Fitur ini juga membuat rendering akhir lebih cepat.
(actually untuk fitur ini gue susah menterjemahkan ke dalam bahasa gue nya, so jadinya gini aja deh ya hehe)


to be continuous...

Source : 


HELLO...

HELLO...

About Me

Howdy? My name is Tiara Difa Anggrainy. I'm a dreamer, thinker and sportswoman. I am now part time blogger. Thank you so much for checking out my blog.

Find Me

Facebook  Twitter  Instagram Yahoo

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Popular Posts

LATEST POSTS