APLIKASI EDITING VIDEO FOR PC 2017
Hi... Welcome to my new blog hehe
Sebelumnya, gue
emang udah pernah punya blog tapi khusus untuk tugas-tugas kampus. Tadinya gue
bikin blog gak niat sama sekali, soalnya gue bingung buat apa punya blog? apa
yang mau gue share?
Nah seiring
berjalannya waktu dan pertambahan umur gue, sekarang gue lebih banyak ingin
mengasah kemampuan gue dalam bidang yang sedang gue tekuni, yaitu tentang
komputer.
Yap, gue kuliah di
jurusan sistem informasi gunadarma. Gue newbie, so sorry kalau masih banyak
yang kurang, atau flat.
Btw, kalian bisa
komen di post gue, komen apa aja yang penting membangun hehe
Atau saran buat gue
apa yang harus gue post sebagai pengetahuan kalian. Entah buat tugasss, gue
bakalan bikin artikel yang semenarik mungkin. Ya itung-itung bantu tugas kalian
lah ya hahaha tapi hati-hati kalau mau copas harus cantumin sourcenya, karena
setiap post orang punya hak cipta or hak paten gitu deh, kalau mau ribet kalian
yang copas website orang tanpa cantumin source, bisa-bisa kalian di tuntut
loh...
Oke, segitu aja
perkenalan dari gue. Selebihnya gue mau share ke kalian tentang
aplikasi-aplikasi edit video yang lagi booming, mungkin ada beberapa orang yang
bertanya mereka pake aplikasi edit video apa sihhh khususnya para vlogger. Nih
gue kasih tau rata-rata apikasi yang dipakai buat edit video itu adalah...
1. Final
Cut Pro
Final Cut Pro adalah software professional untuk menyunting video yang dikembangkan oleh perusahaan Macromedia Inc. dan lalu dilanjutkan oleh perusahaan Apple Inc. Aplikasi final cut pro ini biasa juga digunakan dalam pembuatan film hollywood, seperti The Serial Network. Aplikasi ini sangat bagus buat kalian para editor video yang terbiasa menggunakan MAC.
Sejarah
Randy Ubillos
membuat tiga versi pertama dari Adobe Premiere, aplikasi penyunting video
digital pertama yang terkenal. Sebelum versi 5 dirilis, kelompok Ubillos
dipekerjakan oleh Macromedia untuk membuat KeyGrip, dibangun dari bawah ke atas
sebagai program penyunting video yang lebih profesional berdasarkan Apple
QuickTime. Macromedia tidak bisa merilis produk karena dapat menyebabkan
mitranya Truevision bermasalah dengan Microsoft, karena KeyGrip yang dibuat
tersebut (sebagiannya) berdasarkan teknologi dari Microsoft yang memberikan
lisensi untuk Truevision dan kemudian pada gilirannya untuk Macromedia.
Persyaratan dari kesepakatan lisensi itu menyatakan bahwa hal itu tidak akan
digunakan bersama dengan QuickTime. Dengan demikian, Macromedia terpaksa untuk
tidak mengeluarkan produk tersebut dari pasar sampai solusi dapat ditemukan.
Pada saat yang sama, perusahaan Truevision memutuskan untuk lebih fokus pada
aplikasi yang mendukung web, lalu mereka berusaha menemukan pembeli untuk
aplikasi non web termasuk KeyGrip, yang pada tahun 1998 berganti nama menjadi Final
Cut.
Final Cut
ditunjukkan di dalam demonstrasi ruangan private sebagai alpha 0.9 pada paparan
National Association of Broadcasters (NAB) tahun 1998 setelah Macromedia
mengundurkan diri. Pada demonstrasi itu, baik versi Mac dan Windows
ditampilkan. Ketika tidak ada pembeli yang dapat ditemukan, lalu Apple yang
membelinya. Ketika Apple tidak bisa menemukan pembeli pada gilirannya, maka
dilanjutkan dengan pengembangan aplikasi, dengan berfokus pada penambahan
FireWire / mendukung DV dan di NAB tahun 1999 Apple memperkenalkan Final Cut
Pro.
Pada bulan Agustus
2002, aplikasi ini memenangkan Primetime Emmy Engineering Award untuk dampaknya
pada industri televisi.
Final Cut Pro 4
diumumkan pada bulan April 2003. Aplikasi ini memasukkan tiga aplikasi baru: Compressor
digunakan untuk transcoding antara format video, LiveType untuk sertifikasi
tingkat lanjut, dan Soundtrack untuk pembuatan soundtrack musik. Aplikasi ini
juga dibundel dengan Cinema Tools, yang sebelumnya dijual terpisah bagi para
pembuat film yang bekerja dengan telecine.
Pada bulan April
2004, Final Cut Pro versi 4.5 diperkenalkan dan bermerek Apple sebagai “Final
Cut Pro HD” karena dukungan aslinya untuk tape Panasonic berbasis format DVCPRO
HD untuk 720p dan 1080i HD yang dikompresi lewat FireWire. (software tersebut
telah mampu mengedit HD terkompresi sejak versi 3.0, tetapi pada waktu itu
diperlukan kartu video yang mahal dan penyimpanan berkecepatan tinggi).
Final Cut Pro 5
diumumkan pada acara pra National Association of Broadcasters di bulan April,
dan dikirim pada bulan Mei 2005. Final Cut Pro 5 menambahkan dukungan untuk
format HDV berkembang bagi HD terkompresi, yang sebelumnya telah didukung oleh
sepupunya Final Cut Pro, Final Cut Express. Final Cut Pro 5 juga menambahkan
dukungan format P2 Panasonic untuk merekam video HD DVCPRO ke kartu memori
daripada tape.
Pada hari minggu, 15
April 2007, Apple mengungkapkan Final Cut Pro 6.0 sebagai dasar dari bundel
Final Cut Studio 2.
Pada tanggal 23 Juli
2009 Final Cut Pro 7 atau Final Cut Studio 3 dirilis, tapi aplikasi itu belum
dalam 64-bit.
Fitur Utama
-HD Support
-Non-destructive
editing
-Storyboard Mode
-Up to 99 video
tracks & 99 audio tracks
Persyaratan Sistem
· OS X v10.9.2 atau lebih baru
· RAM 4GB (8GB recommended for 4K)
· Open CL-capable graphics card atau Intel HD Graphics 3000 atau
generasi
lebih
baru
· 256MB VRAM (1GB recommended for 4K)
· 3.5GB ruang harddisk
System Requirements
·
Sistem Operasi : Mac OS X v10.5.6 atau sesudahnya
·
Processor : 1.25 GHz P4, Intel Core Duo atau Xeon
·
RAM : 1 GB
·
HDD : 4 GB
·
Kartu Grafik : ATI atau NVIDIA
Kelebihan
·
Mendukung format video HD dari generasi terbaru camcorder seperti:
AVHCD, AVC-Intra, AVCAM, DV, DVCAM, DVCPRO, DVCPRO HD, DVCPRO 50, HDV.
·
Mendukung format keluaran AVC-Intra, AVI, DVD, FLV, MPEG-1,
MPEG-2, MP4 atau QuickTime, R3D, XDCAM EX, XDCAM HD, XDCAM 422 atau JVC.
·
Dapat mengedit video secara real-time oleh beberapa kamera.
Kekurangan
·
Hanya dapat berjalan di OS Mac dan pada versi 10.5.6 atau
sesudahnya
·
Tidak mendukung file inputan FLV
·
Tidak ada trial
2.
Corel Video Studio
Corel Video Studio (dulunya Ulead VideoStudio) adalah paket perangkat lunak editing video untuk Microsoft Windows, didistribusikan oleh Ulead Systems (sebuah divisi dari Corel). Versi terbaru dari software ini yang gue tau itu udah X9. Dengan Corel VideoStudio ini, kamu bisa menggabungkan beberapa video atau gambar menjadi sebuah video. Software ini juga mempunyai bermacam-macam efek video seperti efek transisi, filter, grafis, dan lain-lain juga dapat anda gunakan untuk mempercantik video anda. Terlihat sama saja ya dengan final cut pro? Bahkan temen saya juga pernah bilang kalau corel video studio ini juga mirip movie maker. Nih buat temen-temen yang mau download aplikasinya bisa di coba link di bawah ini ya. Saya numpang ambil dari bang bagas ya hehe maklum newbie blogger:)
Password :
www.bagas31.com
Cara Install :
1.
Download Corel VideoStudio (sesuai sistem Windows komputer
32bit/64bit) dan Keygen melalui link di atas
2.
Matikan antivirus dan koneksi internet,
supaya instalasi dapat bejalan dengan lancar
3.
Ekstrak kedua file yang sudah anda download tadi dengan WinRAR
4.
Jalankan installer Corel VideoStudio, kemudian install seperti
biasa
5.
Jika sudah, jalankan software-nya melalui Desktop
6.
Pada saat pertama kali dijalankan akan muncul pilihan, pilih
Register Later
7.
Close atau Tutup Corel VideoStudio
8.
Saat jendela aktivasi muncul, klik Already Purchased
9.
Jalankan Keygen.exe, lalu pilih Corel VideoStudio Ultimate X9 dan
copy Serial-nya
10. Buka kembali jendela
aktivasi tadi, lalu paste Serial-nya > Contact Corel
11. Maka akan muncul
Installation Code. Nah, copy Installation Code yang muncul itu
12. Kemudian paste di
Keygen
13. Jika sudah,
klik Generate Activation Code
14. Copy Activation Code
yang muncul di Keygen, lalu paste di jendela aktivasi Corel VideoStudio
15. Klik Continue
16. Selesai!
Fitur lainnya
VideoStudio dapat
mengubah jelas kecepatan pemutaran video, membalikkannya, dan memodifikasi
warna dan saturasi. Ini menyediakan alat yang memungkinkan pengguna trim,
tanaman, dan track video split. Soundtrack dapat memisahkan diri dari jalur
video, yang memungkinkan audio untuk bermain pada kecepatan yang berbeda dari
video. Sebuah fitur yang Corel menyebut "SmartRender" membuat hanya
bagian yang diedit dari video, sehingga pengguna dapat melihat pratinjau diedit
rekaman tanpa VideoStudio menciptakan file-file sementara. Fitur ini juga
membuat rendering akhir lebih cepat.
(actually untuk
fitur ini gue susah menterjemahkan ke dalam bahasa gue nya, so jadinya gini aja
deh ya hehe)
to be continuous...
Source :





